<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7207822115461676791</id><updated>2012-02-15T23:52:43.393-08:00</updated><title type='text'>novan zinedin</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>novan zinedin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02323385432599083803</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7207822115461676791.post-8632866079076291990</id><published>2008-01-15T01:32:00.000-08:00</published><updated>2008-01-15T01:38:38.168-08:00</updated><title type='text'>Cara Upload MySQL Database</title><content type='html'>Kali ini kami akan ajak anda untuk mengetahui cara meng-upload database anda ke website dengan menggunakan phpmyadmin&lt;br /&gt;MySQL memiliki fasilitas yang dinamakan â€œMySQL Dumpâ€. Biasanya digunakan untuk melakukan backup pada database, atau untuk melakukan transfer data ke server. Cara termudah untuk melakukan dumping pada database MySQL anda adalah melalui &lt;a href="http://www.phpmyadmin.net/"&gt;phpmyadmin&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Catatan kecil: phpmyadmin adalah sebuah tools yang dibuat menggunakan PHP dan digunakan untuk mempermudah administrasi terhadap database MySQL&lt;br /&gt;Pada Komputer LokalDalam contoh ini, kami menggunakan phpMyAdmin 2.6.1-pl3 pada komputer lokal, langkah-langkahnya:a. ketikkan path ke phpmyadmin pada localhost anda&lt;br /&gt;b. pilih database yang ingin anda dump,Terdapat di sebelah kiri phpmyadmin&lt;br /&gt;c. jika telah anda telah memilih database, maka phpmyadmin akan menampilkan tabel-tabel yang terdapat pada database tersebut.&lt;br /&gt;d. klik pada bagian â€œExportâ€&lt;br /&gt;e. Sekarang anda berada pada bagian option yang menentukan â€œBagaimana cara database anda akan di dumpâ€,&lt;br /&gt;Catatan pada menu option:â€¢ Export: Pilihan bagaimana dump dari database anda akan ditampilkan. Defaultnya adalah SQL.Jika anda akan menggunakan dump dari database untuk ditransfer ke website anda, maka gunakan SQL.&lt;br /&gt;â€¢ SQL option: opsi2 mengenai query apa saja yang akan digunakan pada dump database anda.Opsi2 untuk export menggunakan SQL&lt;br /&gt;â€¢ Save as File: Jika anda ingin hasil dump database langsung disimpan, maka centang bagian inipada bagian ini, anda juga dapat memilih tipe kompresi untuk dump database anda&lt;br /&gt;f. klik â€˜goâ€™Jika sebelumnya anda mencentang bagian â€˜save as fileâ€™ maka akan keluar popup window (file download).&lt;br /&gt;Jika tidak, maka hasil dump dari database akan ditampilkan langsung di browser&lt;br /&gt;Hasil dump yang ditampilkan di browser, sebaiknya anda copy terlebih dahulu&lt;br /&gt;Pada Website AndaLogin ke cpanel website anda (http://domainanda/cpanel) dengan menggunakan username dan password yang telah dikirimkan oleh Rumahweb.Setelah login, anda dapat menggunakan phpmyadmin yang sudah terdapat pada cpanel, langkah2 nya:a. Klik pada menu â€˜MySQL databaseâ€™&lt;br /&gt;â€¢ Jika anda belum membuat MySQL user, dan database di cpanel. Maka ikuti langkah berikut:i. isikan username dan password untuk MySQL userKemudian klik â€˜Add Userâ€™Catatan: ingat baik2 username dan password yang telah anda buat, karena akan diperlukan untuk koneksi dari php ke database anda.&lt;br /&gt;ii. Masukkan nama database yang ingin anda buat&lt;br /&gt;iii. Tambahkan user ke database yang telah anda buatklik add “user to db”&lt;br /&gt;b. setelah anda masuk ke menu â€˜MySQL databaseâ€™, klik link untuk ke phpmyadmin&lt;br /&gt;c. Kemudian pilih database yang akan anda isi dengan hasil dari MySQL dump&lt;br /&gt;d.Lalu klik pada menu â€˜SQLâ€™&lt;br /&gt;e. Jika anda:a. Tidak menggunakan â€˜Save as fileâ€™ untuk hasil dump database tadi, maka anda dapat melakukan copy (pada hasil dump di komputer lokal)&lt;br /&gt;Lalu anda paste pada bagian â€˜Run SQL Queryâ€™Kemudian klik â€˜goâ€™&lt;br /&gt;b. Menggunakan â€˜Save as Fileâ€™, maka anda tinggal meng-upload file hasil dump dari database tadi.Klik browse, lalu&lt;br /&gt;klik â€˜openâ€™&lt;br /&gt;Kemudian, anda tinggal meng-klik â€˜goâ€™&lt;br /&gt;Maka database anda pun selesai di upload&lt;br /&gt;One Response to “Cara Upload MySQL Database”&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.soil-climate.or.id/" rel="external nofollow"&gt;w_noegroho&lt;/a&gt; Says: &lt;a title="" href="http://www.rumahweb.com/journal/cara-upload-mysql-database.htm#comment-62"&gt;August 2nd, 2006 at 8:34 am&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau PHPmyAdmin-nya versi 2.2.3 (yg saat ini saya punya)?Tampilannya beda banget dg versi 2.6.xxx.Tolong dong Friend aku diajarin bikin dump/backup s/d upload database mySQL ke tempat hostingku..Thank’s berat.&lt;br /&gt;Leave a Reply&lt;br /&gt;You must be &lt;a href="http://www.rumahweb.com/journal/wp-login.php?redirect_to=http://www.rumahweb.com/journal/cara-upload-mysql-database.htm"&gt;logged in&lt;/a&gt; to post a comment.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ndesign-studio.com/resources/wp-themes/"&gt;WP Theme&lt;/a&gt; &amp;amp; &lt;a href="http://www.ndesign-studio.com/stock-icons/"&gt;Icons&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.ndesign-studio.com/"&gt;N.Design Studio&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7207822115461676791-8632866079076291990?l=novan-zinedin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/feeds/8632866079076291990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7207822115461676791&amp;postID=8632866079076291990' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/8632866079076291990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/8632866079076291990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/2008/01/cara-upload-mysql-database.html' title='Cara Upload MySQL Database'/><author><name>novan zinedin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02323385432599083803</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7207822115461676791.post-307851860546853028</id><published>2008-01-15T00:56:00.000-08:00</published><updated>2008-01-15T01:04:01.685-08:00</updated><title type='text'>IPv4 ADRESS SUBNETING</title><content type='html'>Anda sekalian pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah IP, karena IP inilah yang memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan orang orang dari seluruh penjuru dunia yang terhubung ke internet. IP adalah singkatan dari Internet Protocol. Protokol disini saya analogi kan sebagai suatu bahasa penghantar yang digunakan oleh internet untuk dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jika bahasa yang digunakan ini berbeda, maka komunikasi pun tidak dapat dilakukan. Layaknya seorang dari kampung A bertemu dengan seorang dari kampung B yang mempunyai bahasa berbeda, dapat dipastikan terjadi jaka sembung bawa golok, alias tidak nyambung..:) Berawal dari konsep itulah, maka kita mengenal istilah TCP/IP yang digunakan untuk menyeragamkan semua protokol yang kita gunakan untuk dapat berkomunikasi dengen seluruh penjuru dunia yang terhubung dengan internet. Mungkin anda bertanya-tanya, "jika saya terhubung di dalam suatu Local Area Network atau Wide Area Network, apakah saya memerlukan suatu alamat tertentu?", jawabannya adalah "Ya, jelas sekali". Contoh konkritnya, anda dapat mengetik winipcfg dari menu run*jika anda menggunakan o/s win95/98*, atau ipconfig dari dos prompt *jika anda menggunakan winNT* atau dapat juga mengetik ifconfig -a *jika anda mengunakan unix/linux* Saya asumsikan anda sekalian menggunakan windows 95/98. Disini terlihat dengan jelas, bahwa sebuah PC mempunyai IP Address tertentu, misalnya 192.168.8.5 dengan subnet mask 255.255.255.0 kemudian diikuti oleh Default Gateway 192.168.8.1 **default gateway adalah: semua traffic pada client / host tersebut untuk dapat berhubungan dengan network yang lain, harus melalui suatu address atau interface tertentu** Format IP Address pun terlihat dengan jelas x.x.x.x dimana jumlah bit secara keseluruhan adalah 32 bit. Bearti di setiap segment mempunyai 8 bit. Bisa kita tuliskan seperti ini: 11111111.11111111.11111111.11111111 = 255.255.255.255 Dari angka tersebut, dapat kita ambil kesimpulan, bahwa kita mempunyai range IP Address dari alamat 0.0.0.0 sampai dengan 255.255.255.255, dan bisa kita hitung jumlah ip address yang tersedia adalah 256 * 256 * 256 * 256 = 4294967296 (hitungnya pake kalkulator, jgn pake tangan yah :)). Mungkin anda sekalian bertanya tanya, darimana muncul angka 256?. Kita ingat, bahwa setiap segment dari IP Address mempunyai 8 bit, dan kita bisa menggunakan formula ini: 2n, sehingga hasil perhitungan dari 28 adalah 256. Dari jumlah address yang sebanyak itu, maka lahirlah pengelompokan-pengelompokan untuk lebih memudahkan kita memanage dan mengenal suatu IP Address. Kita mengenal beberapa lembaga atau badan usaha yang mengatur pengalamatan di internet ini, seperti misalnya InterNIC, ApNIC, atau di indonesia dikenal dengan ID-NIC. Adapun pengelompokan IP Address yang lazim dan dikenal adalah sebagai berikut: Class A: 0.0.0.0 s/d 126.255.255.255 Class B: 128.0.0.0 s/d 191.255.255.255 Class C: 192.0.0.0 s/d 223.255.255.255 Class D: 224.0.0.0 s/d 239.255.255.255 Class E: 240.0.0.0 s/d 247.255.255.255 Class D dan Class E digunakan untuk Multicast dan Experiment purpose. Multicast disini adalah pengalamatan untuk keperluan streaming, misalnya audio streaming dan sebagainya, dan dikenal dengan istilah IP MultiCasting. Kemudian anda mungkin bertanya-tanya, dimakah IP Address 127.0.0.0?, pertanyaan yang bagus. IP Address 127.0.0.0 ini sudah di reserved untuk keperluan localhost, artinya, secara default, PC kita mempunyai ip address default, yaitu 127.0.0.1 Dan kita juga mengenal adanya istilah Public IP Address dan Private IP Address. Public IP Address adalah ip address yang dikenal oleh internet / jaringan di luar dari local area network, sedangkan private ip address adalah alamat ip yang hanya digunakan untuk keperluan local area network dan tidak dikenal oleh internet. Sehingga untuk dapat berkomunikasi, kita dapat melakukan suatu proses yang dikenal dengan Network Address Translation, yaitu dimana private ip address ini dapat berkomunikasi dengan dunia luar. Adapun range untuk private ip address dari setiap class adalah sebagai berikut: Private IP Address untuk Class A: 10.0.0.0 Private IP Address untuk Class B: 172.16.0.0 s/d 172.32.0.0 Private IP Address untuk Class C: 192.168.0.0 Mungkin anda bertanya lagi, mengapa harus ada private ip address? Karena kita tidak perlu meminta secara khusus untuk private ip address. Kita dapat memakainya tanpa perlu ijin dari suatu lembaga tertentu misalnya internet ataupun id-nic. Contoh konkrit adalah untuk ABC Local Area Network yang mempunyai 3 Network: 192.168.8.0, 192.168.10.0, dan yang terakhir 192.168.129.0 Semoga sampai bagian ini, anda sekalian telah mendapatkan gambaran tentang IP Address, karena kita akan memasuki dunia yang lebih gelap lagi dari mahluk yang menamakan dirinya IP Subnetting. Sebelum kita memulai bahasan selanjutnya, perlu diingat juga, bahwa format ip address seperti yang terlihat diatas, terdiri dari 2 bagian utama, yaitu Network dan Host. Istilah Network disini dapat kita analogikan seperti nomor jaringan dan Host dapat kita analogikan sebagai PC anda. Masih jelas dalam ingatan anda pengelompokan dari IP Address, dimana dibedakan menjadi beberapa class, dimana di setiap kelas tersebut, mempunyai porsi network dan host sebagai berikut: Class A: Network.Host.Host.Host Class B: Network.Network.Host.Host Class C: Network.Network.Network.Host untuk Class A, dapat kita simpulkan terdiri dari 8 bit Network Address, dan 24 Bit Host Address untuk Class B, dapat kita simpulkan terdiri dari 16 bit Network Address, dan 16 Bit Host Address untuk Class C, dapat kita simpulkan terdiri dari 24 bit Network Address, dan 8 Bit Host Address kita ambil contoh untuk ip address class A, terlihat dengan jelas, bahwa available host yang tersedia adalah 256 * 256 * 256 = 16777216. Suatu angka yang sangat besar. Apakah mungkin di dalam suatu perusahaan yang besar sekalipun, mempunyai PC atau Client atau Host sebanyak 16 juta? Rasanya belum ada di dunia ini sebuah perusahaan yang mempunyai jumlah host sebanyak itu. Nah...jika kita mempunyai satu network class A, katakanlah 10.0.0.0, dan jumlah client yang ada hanya 100, bearti kita telah membuang sekitar 15 jt lebih ip address. Suatu pemborosan yang sangat tidak manusiawi..:), dan perlu diingat juga, bahwa ip address ini haruslah unique, artinya, dalam suatu jaringan tidak diperbolehkan mempunyai dua ip address yang sama. Oleh sebab itu lahir-lah teknik untuk memecah mecah suatu network address menjadi lebih kecil lagi. Akan saya berikan contohya sebagai berikut: Sebuah perusahaan medium yang mempunyai PC atau Client atau Host sebanyak 50 buah. Anda sebagai seorang network / system engineer diminta untuk mendesain atau mengalokasikan sejumlah ip address untuk keperluan customer tersebut. Jika kita lihat disini, untuk jumlah host yang paling kecil dan memenuhi syarat adalah jika kita menggunakan ip address dari class c, karena jumlah maksium host dari class c adalah 254 (anda mungkin bertanya kenapa bukan 256?, karena dalam konsep IP, 2 ip address tidak bisa kita pakai, yang pertama digunakan untuk network address, dan yang kedua digunakan untuk broadcast address, formulanya adalah 2n -2). Itulah sebabnya, pada contoh kasus ini, kita hanya memerlukan satu network yang bisa meng-cover jumlah host yang sedikit itu. Okei, kita sepakat mengambil satu ip address dari class c, misalnya: 192.168.5.0 dan kita akan memulai perhitungan ini dengan mengunakan bilangan biner, jika anda melihat kembali diatas, bahwa ip address untuk Class C terdiri dari N.N.N.H, dimana N adalah Network dan H adalah Host, untuk sementara ini, kita abaikan dulu network addressnya, kita fokuskan pada host addressnya. host address pada class c yang akan kita pecah akan terlihat seperti ini: N.N.N.-- N.H *karena kita akan miminjam beberapa bit dari host yang kita jadikan sebagai network address* host address pada class c yang terdiri dari 8 bit: 1 1 1 1 1 1 1 1 = 255 kita juga perlu mengingat hitungan 2n yang akan kita lakukan pada setiap perhitungan ip address: 2^7 2^6 2^5 2^4 2^3 2^2 2^1 2^0 hasil dari bilangan pangkat diatas adalah berturut turut: 128 64 32 16 8 4 2 1 = 255 ingat, jumlah host yang diminta hanya 50, jika anda lihat, jika kita menjumlahkan dari angka 16 + 8 + 4 + 2 + 1, maka hasilnya adalah 31, sedangkan jumlah host yang diperlukan adalah 50. Kalau begitu kita harus menjumlahkan lagi dari angka 32 + 16 + 8 + 4 + 2 +1, maka hasilnya adalah 63, dan kita telah memenuhi syarat karena jumlah host yang diperlukan hanya 50. bearti: kita meminjam 2 bit dari 8 bit yang ada untuk dijadikan sebagai network address. 2 bit itu adalah angka 128, dan 64. jika kita jumlahkan, akan menghasilkan 192 maka: subnet address untuk network ini adalah 255.255.255.192 atau kita bisa menuliskan 192.168.5.0/26 **untuk ip address tanpa subnetting adalah /24 atau 255.255.255.0, karena kita meminjam 2 bit, tinggal kita tambahkan saja, sehingga menjadi /26 atau 255.255.255.192** kemudian: kita tentukan network address untuk subnet mask tersebut, caranya, anda tinggal mengurangkan saja dari total bit **cara ini mungkin berbeda dengan yang lain, karena yang akan saya perlihatkan adalah perhitungan menggunakan method saya sendiri** anda lakukan pengurangan ini: 256 - 192 = 64 (angka 256 adalah total keseluruhan bit, dan 192 adalah subnet address) sehingga: network address pertama adalah: 192.168.5.64 / 26 network address kedua adalah: 192.168.5.128 / 26 network address ketiga adalah: 192.168.5.192 / 26 ...dst.... hasilnya adalah: Network address = 192.168.5.64 Subnet mask = 255.255.255.192 ip address pertama adalah: 192.168.5.63 / 26 ip address terakhir adalah: 192.168.5.126/26 broadcast address adalah: 192.168.5.127 untuk mendapatkan broadcast address, and tinggal mengurangkan satu dari network address yang kedua, dalam hal ini 128 - 1 = 127 Selesai lah sudah proses perhitungan kita yang pasti membuat anda anda sekalian menjadi tambah pusing..:)... saya kasih contoh satu lagi biar tambah pusing..:) : Tentukan Subnet Address / Network Address, Broadcast Address, IP Pertama dari subnet tersebu, IP terakhir dari subnet tersebut jika anda diberikan IP Address: 192.168.200.50 dengan Subnet Mask: 255.255.255.252 jawab: dengan memakai cara diatas, kita langsung bisa mendapatkan sebagai berikut: yang pertama kali anda lakukan adalah: 256 - 252 = 4 anda tambahkan 4 + 4 + 4...dst, sampai mendekati angak 50, jika anda tidak salah hitung, maka angka yang terdekat adalah: 48 sehingga, subnet address / network address dari ip address diatas adalah: 192.168.200.48 dengan, broadcast address adalah: 192.168.200.51 (subnet kedua dikurang satu) dan ip address pertama adalah: 192.168.200.49 ip address terakhir adalah: 192.168.200.50&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7207822115461676791-307851860546853028?l=novan-zinedin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/feeds/307851860546853028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7207822115461676791&amp;postID=307851860546853028' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/307851860546853028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/307851860546853028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/2008/01/ipv4-adress-subneting.html' title='IPv4 ADRESS SUBNETING'/><author><name>novan zinedin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02323385432599083803</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7207822115461676791.post-713482069183400615</id><published>2008-01-11T20:00:00.000-08:00</published><updated>2008-01-11T20:07:31.336-08:00</updated><title type='text'>Pengalamatan  IP</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Menurut mas &lt;strong&gt;Kupuss&lt;/strong&gt;, IP Address sangat penting dalam penerapan suatu konsep jaringan. IP address terkonsep dalam suatu angka angka atau penomoran, terkadang seseorang yang baru memulai bahkan yang sudah expert sekalipun tidak mengetahui secara benar konsep penomeran yang digunakan dalam pengalamatan IP sehingga hanya mengetahui konsep IP addresing dalam angka angka desimal saja dan tidak tau apa itu angka desimal, binary, hexa, dan ascii dan bagaimana mengkonversi angka-angka tersebut .Angka tadi sangat penting dalam menentukan subneting dan dalam network class mana ip tersebut berada. Kita akan membahas terlebih dulu karakter angka angka yang biasanya digunakan dalam konsep pengalamatan IP&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penomeran / pengalamatan  IP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Secara umum terbentuk dari beberapa bahasa angka /penomeran yaitu desimal, binary, hexadesimal, ascii hexadesimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;== desimal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Angka berikutlah yang sehari-hari kita kenal sebagai IP address pada umumnya&lt;br /&gt;angka desimal dimulai dari 0 s/d 9  Contoh ip dengan angka desimal : 192.168.0.1&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;== binary&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Angka binary terdiri hanya dengan dua angka saja yaitu 0 dan 1 yang biasanya ditulis sebesar 8 bit pada pada setiap blok nya untuk ip address, contoh ip dengan binary : 1100000.10101000.00000000.00000001  bila dikonversi ke desimal adalah : 192.168.0.1&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;== hexadesimal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Angka hexa sering ditulis mulai angka 0 s/d 9 diteruskan dengan huruf A s/d F, contoh angka hexadesimal : C0.A8.00.01 jika dikonversi dalam desimal adalah : 192.168.0.1&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;== AsCII hexadesimal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sering ditulis dengan notasi 0x sebelum angka hexa contoh angka ASCII hexa : 0xC0.0xA8.0×00.0×01 silahkan konversikan sendiri ke angka desimal&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tehnik pengkonversian&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;== binary ke desimal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;dapat kita lakukan dengan menjumlahkan urutan angka desimal yang berada dalam tabel berikut :&lt;br /&gt;————————————————-&lt;br /&gt;| binari  |  1  |  1  |  1 | 1  | 1 | 1 | 1 | 1 |&lt;br /&gt;————————————————-&lt;br /&gt;| desimal | 128 |  64 | 32 | 16 | 8 | 4 | 2 | 1 |&lt;br /&gt;————————————————-&lt;br /&gt;Jadi bila angka binary adalah 11111111 maka pengkonversian angka adalah dengan menjumlahkan tabel angka desimal hasilnya adalah : 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1 = 255, contoh :  angka binary 11010111 maka penjumlahannya adalah 128 + 64 + 0 + 16 + 0 + 4 + 2 + 1 = 215. Bagaimana dengan  : 10110011.11100101.00110101.10001101 coba konversikan ke angka desimal gampang kan. Catatan : pengkonversian ini sangat penting dalam menentukan network ID host ID dan subnet mask&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;== desimal ke binary &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;tehnik pengkonversian nya adalah membagi angka desimal dengan 2 dan diteruskan dengan  membagi hasilnya menjadi 2 kembali sampai menemukan hasil pembagian 1&lt;br /&gt;harap diperhatikan contoh berikut …&lt;br /&gt;contoh : ngka desimal adalah : 192&lt;br /&gt;192 : 2 = 96 sisa 0&lt;br /&gt;96  : 2 = 48 sisa 0&lt;br /&gt;48  : 2 = 24 sisa 0&lt;br /&gt;24  : 2 = 12 sisa 0&lt;br /&gt;12  : 2 = 6  sisa 0&lt;br /&gt;6   : 2 = 3  sisa 0&lt;br /&gt;3   : 2 = 1  sisa 1 &lt;&lt;&lt;— kenapa jika 3 dibagi 2 maka hasilnya adalah 1,5 tidak mungkin angka binari  ditulis dengan angka 1,5 maka diambil 1 dan sisanya adalah 1, kalau tidak paham tanya sama  guru matematika SD kelas 3, karna hasil nya adalah 1000000 &lt;&lt; - ini tidak mencukupi 8 bit seperti yang sudah gw jelaskan diatas maka hasil pembagian 3:2  = 1 diletakkan dibawah. Penempatan nya atau cara membacanya adalah dari bawah ke atas&lt;br /&gt;sehingga menjadi 11000000 bukan 00000011 &lt;– salah besar. Bagaimana jika hasil nya t1dak mencukupi 8 bit atau hanya 5 bit ahkan kita telah memasukan hasil pembagian terakhir  maka yang harus dilakukan adalah menambahkan angka 0 dari bawah sehingga menjadi 8 bit. Contoh desimal : 61 jika telah dikonversikan didapatkan 111101 &lt;&lt;&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;== binari ke hexadesimal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;waduh agak panjang nih setiap 4 bit angka binari adalah 1 angka hexadesimal yang sudah menjadi ketetapan dapat dilihat sebagai berikut sebelah kiri adalah angka binari dan kanan adalah hexadesimal&lt;br /&gt;0000 = 0&lt;br /&gt;0001 = 1&lt;br /&gt;0010 = 2&lt;br /&gt;0011 = 3&lt;br /&gt;0100 = 4&lt;br /&gt;0101 = 5&lt;br /&gt;0110 = 6&lt;br /&gt;0111 = 7&lt;br /&gt;1000 = 8&lt;br /&gt;1001 = 9&lt;br /&gt;1010 = A&lt;br /&gt;1011 = B&lt;br /&gt;1100 = C&lt;br /&gt;1101 = D&lt;br /&gt;1110 = E&lt;br /&gt;1111 = F&lt;br /&gt;Sekarang kita konversi pisahkan angka binary menjadi kelompok 4 bit cara mengelompokan harus dari kanan ke kiri, contoh 11010101 pisahkan menjadi 4 bit menjadi 1101 0101 maka angka hexa nya adalah : D5. Bagaimana jika angka binary nya tidak mencukupi 4 bit, seperti yang sudah diterangin diatas pada bagian binary maka ditambahkan angka 0 dibelakangnya sampai mencukupi 4 bit. Contoh : 101001&lt;br /&gt;kelompokan menjadi 4 bit, ingat cara mengelompokan harus dari kanan ke kiri menjadi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;10 1001&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karna tidak mencukupi 4 bit pada kelompok kedua maka tambahkan angka sampai mencukupi 4 bit menjadi 0010 1001  &lt;&lt;– maka angka hexa nya adalah = 29. Untuk latihan sekarang tolong konversikan  angka 01111 menjadi hexadesimal dan angka CA.01.F0.3A menjadi angka desimal&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;== ASCII hexadecimal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang telah di jelasin jugak diatas angka ascii hexa biasanya ditulis dengan notasi 0x sebelum angka hexadesimal contoh : 0xBA 0xF1 0xCB 0xD3&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7207822115461676791-713482069183400615?l=novan-zinedin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/feeds/713482069183400615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7207822115461676791&amp;postID=713482069183400615' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/713482069183400615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/713482069183400615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/2008/01/pengalamatan-ip.html' title='Pengalamatan  IP'/><author><name>novan zinedin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02323385432599083803</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7207822115461676791.post-5172829316175876218</id><published>2008-01-11T19:49:00.000-08:00</published><updated>2008-01-11T19:52:41.621-08:00</updated><title type='text'>MEMILIH INTERNET SERVICE PROVIDER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R4g5Y_BjsWI/AAAAAAAAACM/mICBG1Wa0eo/s1600-h/isp2.thumbnail.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R4g5Y_BjsWI/AAAAAAAAACM/mICBG1Wa0eo/s200/isp2.thumbnail.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5154432874923143522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan pada waktu memilih ISP: &lt;p&gt;Harga&lt;br /&gt;Beberapa ISP menawarkan akses dengan biaya tetap per bulan atau per tahun. Yang lain menawarkan layanan dengan tarif per jam atau dengan mencharge per megabyte data yang ditransfer. Jika Anda belum tahu tingkat penggunaan nantinya, mulailah dulu dengan biaya tetap dan kemudian lihat penggunaannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Support&lt;br /&gt;Jika perusahaan Anda tidak mempunyai ahli atau staf jaringan sendiri, Anda akan perlu support tambahan dari ISP. Tanyakan kepada provider mengenai konfigurasi, training, startup software yang disediakan di tempat, dan apakah provider mempunyai help desk yang bisa dihubungi melalui telepon atau email. Di samping itu, beberapa service provider mengadakan rapat user atau pertemuan sejenis untuk membantu pelanggan mereka supaya dapat menggunakan Internet lebih efektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akses&lt;br /&gt;Jika ISP menawarkan akses dial-up, jangan lupa untuk menanyakan jumlah modem dan jumlah pelanggan yang dilayani oleh ISP tersebut. Tanyakan beberapa pertanyaan berikut:&lt;br /&gt;Apakah ISP menjalankan jumlah sesi maksimum dan melindungi akses dengan password?&lt;br /&gt;Apakah ISP menggunakan satu nomor akses atau sejumlah nomor?&lt;br /&gt;Berapa kecepatan koneksi yang tersedia? (Sebagai contoh, pastikan ISP mempunyai modem analog kecepatan tinggi—33.6K dan 56K—atau modem digital ISDN—128K—jika mempunyai layanan ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kinerja&lt;br /&gt;Perlu untuk diketahui bagaimana service provider terhubung ke Internet. Sebagai contoh, tidaklah efektif jika mempunyai koneksi cable dari kantor Anda ke ISP jika ISP tersebut terhubung ke Internet melalui koneksi yang kecepatannya di bawah cable, terutama jika ISP mendukung beberapa pelanggan. Pada umumnya, kecepatan koneksi yang lebih tinggi memungkinkan service provider untuk mengakomodasi banyak user dan bekerja lebih efisien.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Layanan Tambahan&lt;br /&gt;Konektivitas Internet membutuhkan administrasi, konfigurasi, dan maintenance jaringan yang terus-menerus. ISP Anda mungkin menawarkan layanan ini, jadi jangan lupa untuk menanyakannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika Anda pengguna dial-up, tanyakan ISP Anda apakah user account dan mailbox atas nama Anda, dengan ruang mail spool yang cukup untuk sejumlah user yang dapat menerima e-mail pada alamat Anda. Ruang spool sangat penting karena mempengaruhi kapasitas penyimpanan mailbox Anda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika Anda pengguna direct access, tanyakan apakah ISP Anda menawarkan registrasi pengenal jaringan seperti nama domain dan alamat IP Internet. Anda juga akan membutuhkan komputer yang melakukan beberapa hal berikut:&lt;br /&gt;Domain Name System (DNS)—menyediakan translasi dari nama komputer Internet (sebagai contoh, pcmedia.co.id) ke alamat numerik (sebagai contoh, 202.158.39.108).&lt;br /&gt;E-mail—menyediakan e-mail account dan memungkinkan pengguna untuk menerima dan mengirim email.&lt;br /&gt;World Wide Web atau Gopher—memungkinkan Anda untuk menampilkan informasi dan membuatnya dapat diakses oleh komunitas Internet.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paket Internet server komersial yang dapat dijalankan pada beragam platform juga tersedia, atau ISP Anda dapat membantu dalam hal tersebut.&lt;br /&gt;sumber: pcmedia.co.id&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7207822115461676791-5172829316175876218?l=novan-zinedin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/feeds/5172829316175876218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7207822115461676791&amp;postID=5172829316175876218' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/5172829316175876218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/5172829316175876218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/2008/01/memilih-internet-service-provider.html' title='MEMILIH INTERNET SERVICE PROVIDER'/><author><name>novan zinedin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02323385432599083803</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R4g5Y_BjsWI/AAAAAAAAACM/mICBG1Wa0eo/s72-c/isp2.thumbnail.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7207822115461676791.post-979271081806637858</id><published>2008-01-11T19:38:00.000-08:00</published><updated>2008-01-11T19:40:06.059-08:00</updated><title type='text'>Mengenal Hardware dan Topologi Jaringan</title><content type='html'>1. Pendahuluan&lt;br /&gt;Sejak memasyarakatnya Internet dan dipasarkannya sistem operasi Windows95 oleh Microsoft, menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi (PC) maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network) sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah hal yang biasa. Demikian pula dengan konsep "downsizing" maupun "lightsizing" yang bertujuan menekan anggaran belanja khususnya peralatan komputer, maka sebuah jaringan merupakan satu hal yang sangat diperlukan. Dalam makalah ini akan dibahas sebagian komponen yang diperlukan untuk membuat sebuah jaringan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sejarah Jaringan&lt;br /&gt;Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. (Lihat Gambar 1.) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;span class="img"&gt;&lt;img alt="" src="http://files.myopera.com/winaldi/blog/Image6.gif" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2., dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat&lt;br /&gt;&lt;span class="img"&gt;&lt;img alt="" src="http://files.myopera.com/winaldi/blog/Image7.gif" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7207822115461676791-979271081806637858?l=novan-zinedin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/feeds/979271081806637858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7207822115461676791&amp;postID=979271081806637858' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/979271081806637858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/979271081806637858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/2008/01/mengenal-hardware-dan-topologi-jaringan.html' title='Mengenal Hardware dan Topologi Jaringan'/><author><name>novan zinedin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02323385432599083803</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7207822115461676791.post-7950660594501396537</id><published>2008-01-06T01:03:00.001-08:00</published><updated>2008-01-11T19:59:26.130-08:00</updated><title type='text'>Protokol Jaringan</title><content type='html'>Kata protokol dibidang komputer digunakan untuk menjelaskan suatu aturan untuk saling berhubungan antara berbagai unit. Peralatan jaringan komputer mengikuti protokol dalam berkomunikasi satu sama lain.Sejak awal terdapat keragaman produk perangkat keras dan perangkat lunak Jaringan komputer yang tersedia di pasar. Keragaman ini disatu sisi menguntungkan pemakai peralatan Jaringan komputer karena mendorong persaingan di antara pemasok dan menyediakan pilihan model yang luas, namun keragaman ini menjadi beban karena sulit untuk saling menghubungkan produk dari para pemasok yang berbeda.&lt;br /&gt;Sejumlah perusahaan manufaktur peralatan jaringan komputer menyadari potensi ketidak sesuaian peralatan sebelum situasi menjadi tidak terkendali. IBM adalah salah satunya. Pada tahun 1970 IBM memasarkan 200 produk jaringan komputer yang berbeda yang dapat saling dihubungkan dengan 15 cara yang berbeda, dan majemen IBM memutuskan bahwa satu set protokol perlu disefinisikan agar menjadi panduan bagi pengembang di masa depan. IBM menamakan system protokolnya dengan System Network Architecture (SNA).&lt;br /&gt;SNA diterima begitu baik sehingga perusahaan manufakture komputer lain mengembangkan standar mereka sendiri. Misalnya burroughs mengumumkan Burrougs Network Architecture (BNA) dan Honeywell mengembangkan Distibuted System Environment (DSE), namun para pemakai tidak melihat banyaknya standar dari perusahaan manufaktur sebagai solusi bagi permasalahan mereka. Misalnya, SNA dari IBM memudahkan hubungan dengan perangkat keras dan perangkat lunak IBM, tetapi tidak membantu pemakai yang ingin menggbungkan produk IBM dengan pemasok lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7207822115461676791-7950660594501396537?l=novan-zinedin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/feeds/7950660594501396537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7207822115461676791&amp;postID=7950660594501396537' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/7950660594501396537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/7950660594501396537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/2008/01/protokol-jaringan.html' title='Protokol Jaringan'/><author><name>novan zinedin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02323385432599083803</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7207822115461676791.post-5375629309370533583</id><published>2007-12-08T02:43:00.000-08:00</published><updated>2007-12-08T02:49:52.646-08:00</updated><title type='text'>Trend Komputer Masa Kini</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R1p2mQ7SfrI/AAAAAAAAAB4/ub_ILLWT2D4/s1600-h/komputer.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5141552324347592370" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R1p2mQ7SfrI/AAAAAAAAAB4/ub_ILLWT2D4/s200/komputer.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;CAPAIAN INTERNET TERPANTAS.Pernahkah anda inginkan agar capaian laman Web dapat dipaparkan dengan pantas. Inginkah anda mencapai fail yang diingini agar dapat disalin dengan segera tanpa perlu menunggu lama semasa fail itu dipindah terima oleh komputer anda daripada Internet? Atau adakah anda ingin menonton video ataupun mengadakan persidangan video melalui komputer peribadi anda? Sekiranya anda pernah memikirkan untuk menggunakan perkhidmatan tersebut, anda tentunya tertanya-tanya apakah teknologi yang sedia ada pada masa sekarang dan yang akan datang yang membolehkan anda membeli dan menikmati perkhidmatan tersebut.Pada masa sekarang cara yang paling pantas untuk mencapai Internet ialah dengan mendapatkan modem yang terpantas iaitu 56K (kilobyte sesaat). Tetapi tentunya anda tertanya-tanya sekiranya terdapat cara-cara lain untuk mendapatkan fail yang diingini dengan lebih mudah dan pantas. Jawapannya yang sebenar ialah ada, tetapi ia bergantung untuk apakah tujuan perkhidmatan Internet diperlukan oleh pengguna sebenarnya. Selain itu terdapat juga kelemahan-kelemahan dan faktor harga yang tinggi yang perlu dipertimbangkan jika anda inginkan capaian yang pantas. Bagaimanapun kesemua cara-cara yang boleh mencepatkan capaian laman Web dan kelemahannya akan dibincangkan dibawah ini untuk pengetahuan anda semua.Pada masa sekarang, sekiranya anda inginkan capaian kepada Internet, pilihan anda sebagai pengguna persendirian hanyalah dengan menggunakan modem yang mempunyai capaian yang tertinggi. Pada masa ini standard modem 56K (kilobyte sesaat) telahpun diluluskan untuk diterima pakai di Amerika Syarikat berdasarkan standard V90 oleh Pertubuhan Telekomunikasi Antarabangsa - ITU (International Telecommunication Union) . Bagaimanapun sekiranya seseorang pengguna mempunyai modem 56K, capaian maksima modem tidak dapat melebihi kelajuan modem di sebelah Pembekal Khidmat Internet (ISP-Internet Services Provider) Oleh itu sekiranya Pembekal Khidmat Internet (ISP ) masih menggunakan modem 33.6 disebelah talian mereka, capaian terpantas masih kekal pada 33.6K.Tahap capaian yang ada bagi pasaran tempatan di Malaysia adalah modem yang mempunyai capaian 56K (kilobyte sesaat). Ini adalah setanding dengan Pembekal Khidmat Internet (ISP) lain di seluruh dunia dan adalah modem terpantas yang boleh disambungkan kepada talian jaringan awam PSTN (Public Service Telephone Network). Walaubagaimanapun sekiranya Pembekal Khidmat Internet (ISP) masih menggunakan modem yang lebih rendah daripada 56K, penggunaan modem 56K dikatakan masih dapat membantu mengurangkan sedikit masa capaian kerana modem ini mempunyai aturcara yang lebih berkesan dan tindakbalas yang lebih pantas. Ini memberikan sambungan capaian yang lebih baik.Oleh itu sekiranya anda menggunakan modem 56K, ini bererti anda akan menikmati capaian yang lebih pantas apabila kesemua Pembekal Khidmat Internet (ISP) telah selesai menaikkan taraf modem mereka. Penggunaan modem luaran juga boleh memberikan capaian yang lebih pantas daripada modem dalaman. Ini adalah kerana modem dalaman akan menggunakan sebahagian dari Unit Pemprosesan Pusat (CPU - Centre Processing Unit) untuk memproses data mereka. Modem ini yang juga dikenali sebagai WINMODEM banyak digunakan dalam modem dalaman yang murah. Oleh itu untuk komputer yang kurang kuasa CPU, seeloknya menggunakan modem luaran walaupun ianya lebih mahal. Bagaimanapun, kelemahan modem 56K ialah anda perlu berada pada jarak yang hampir dengan ibusawat telefon untuk menikmati keupayaan penuh modem 56K. Tambahan lagi tahap keupayaan maksima talian jaringan awam PSTN (Public Service Telephone Network) terhad pada kadar maksima 9.6K (kilobyte sesaat).Selain itu, anda juga boleh memampatkan (compress) fail yang hendak dipindah hantar dan terima dengan menggunakan sebarang program seperti PKZIP, LHARC, WINZIP dan ARJ. Aturcara-aturcara ini boleh memendekkan masa yang diambil untuk menghantar atau pindah menerima dengan menggunakan modem. Bagaimanapun kelemahannya adalah :-Aturcara yang sama diperlukan untuk memampat atau mengembangkan fail sasaran. Contohnya sekiranya anda memampatkan fail dengan menggunakan aturcara PKZIP, anda tidak dapat mengembalikan fail itu dengan aturcara ARJ dan begitu juga sebaliknya. Bagaimanapun kini telah terdapat aturcara yang dapat memproses fail yang dimampatkan dengan beberapa format yang biasa. Ini dapat membantu pengunaan aturcara pemampatan dengan lebih meluas pada masa akan datang.Aturcara pemampat ini hanya sesuai untuk fail data dan tidak banyak menolong bagi fail aturcara. Ini adalah kerana program aturcara sudah padat dan tidak banyak dapat dimampatkan lagi.Kebanyakan aturcara perhubungan eletronik telahpun memampatkan data ketika menghantar fail melalui modem. Oleh itu pemampatan tidak lagi dapat menjimatkan banyak masa.Anda hanya dapat memindah terima data yang telah dimampatkan. Sekiranya fail di Internet itu tidak dimampatkan terlebih dahulu, tiada penjimatan masa berlaku.Proses pemampatan dan pengembangan fail menambah masa terbuang sebelum anda dapat menggunakan fail tersebut. Talian disewa ataupun litar suwa (Lease line) juga boleh membekalkan sambungan jalur lebar dengan keupayaan penyaliran data pada kadar tinggi bagi pengguna Internet ataupun untuk pemindahan data yang banyak seperti persidangan video ataupun data syarikat. Talian gentian optik (fiber optik) pula mempunyai daya sambungan yang lebih tinggi tetapi keduanya ini masih mempunyai kebaikan dan keburukan yang hampir serupa. Dengan keupayaan sambungan jalur lebar dan talian khusus, kedua-dua cara ini membolehkan pertukaran maklumat yang banyak dalam masa yang singkat, tiada masa mendail terbuang dan cubaan sambungan adalah terjamin tanpa bertembung dengan nada sibuk. Keburukannya adalah :-Kadar sewaan yang tinggi. Oleh itu ia hanya sesuai untuk syarikat-syarikat besar sahaja pada masa sekarang. Kadar sewa bergantung kepada keupayaan talian yang disewa.Perkhidmatannya tertakluk kepada kesediaan talian semasa. Sekiranya tiada talian yang kosong, pemasangan talian baru akan mengambil masa yang agak lama dan lebih mahal. Talian ISDN dan DSL (Talian Penyewa Berdigital/Digital Subscriber Line) boleh digunakan bagi pengguna yang memerlukan sambungan jalur lebar yang tinggi untuk pertukaran maklumat yang banyak seperti persidangan video ataupun menonton filem dengan permintaan (video on demand). Talian ISDN mempunyai keupayaan sambungan sehingga 128K. Bagi talian DSL terdapat pelbagai jenis iaitu bagi DSL biasa yang mempunyai daya sambungan pada 60K, ADSL Ringan (Asynchronous Digital Subscriber Line Lite) yang mempunyai keupayaan 1.5MB, ADSL biasa dan xDSL. Bagaimanapun kesemua ini tertakluk kepada :-Kadar sewaan yang tinggi. Oleh itu ia hanya sesuai untuk syarikat-syarikat besar sahaja pada masa sekarang.Perkhidmatan ini hanya terdapat di bandar-bandar besar sahaja. Bagi perkhidmatan ADSL ianya terhad kepada jarak 3.4 batu dari stesen ibusawat.Pemasangan yang sukar untuk sambungan kepada komputer. ISDN dan ADS memerlukan peralatan tambahan. Cara di atas menjadi pilihan kerajaan Amerika Syarikat bagi menjayakan wawasan Internet2 mereka. Di bawah rancangan ini, sebanyak 160 buah institutisi pembelajaran peringkat tinggi disambungkan dengan talian ISDN bagi mendapatkan capaian Internet yang pantas dibawah Kerjasama Universiti untuk Memajukan Internet yang Maju (University Corporation for Advanced Internet Development - UCAID). Antara mereka yang terlibat adalah Dr Vinton Cerf. Akan tetapi sambungan Internet ini adalah terhad kepada pelajar institutisi tersebut dan tidak dibuka kepada orang ramai pada masa ini. Ia hanyalah dianggap sebagai satu projek perintis buat masa ini.Selain mendapatkan sambungan jalur lebar, anda juga boleh mendapat modem 56K yang mempunyai keupayaan mengendalikan dua talian serentak. Cara modem ini berfungsi ialah dengan mengapuh 2 talian dail dan melakukan pindah terima fail secara serentak. Oleh itu keupayaan sambungan, secara theorinya, bagi modem 56K ialah 112K. Terdapat 2 cara modem ini berkerja. Cara pertama dipanggil MLPPP (Protokol Beberapa Sambungan Hujung ke Hujung/MultiLink Point to Point Protocol.) Ini merupakan variasi kepada Protokol Hujung Ke Hujung (Point to Point Protocol) yang hanya mampu mengendalikan satu talian. Cara ini memerlukan Pembekal Khidmat Internet menyokong MLPPP. Contoh modem yang berupaya melakukan ini adalah &lt;a href="http://www.netopia.com/" target="next"&gt;Netopia Internet Router&lt;/a&gt; www.netopia.com.Cara kedua pula bertindak dengan menggunakan teknologi persendirian (proprietary) yang mampu mencapai laman Web dengan pantas dengan cara memecahkan laman Web itu kepada beberapa bahagian kecil dan menghantarkannya melalui dua talian itu secara berasingan. Cara ini tidak memerlukan Pembekal Khidmat Internet menyokong MLPPP. Contoh modem yang berupaya melakukan ini adalah &lt;a href="http://www.rampnet.com/" target="next"&gt;Ramp Networks&lt;/a&gt; di www.rampnet.comBagaimanapun cara ini tertakluk kepada beberapa syarat iaitu :-Anda memerlukan modem yang khusus untuk pengendalikan 2 talian telefon secara serentak.Anda memerlukan 2 talian telefon.Cara ini hanya berkesan untuk memindah terima laman web yang terdiri daripada banyak fail yang bersaiz kecil, tetapi tidak memberi apa-apa kebaikan bagi memindah terima satu fail yang bersaiz besar.Ia memerlukan talian yang mampu mengendalikan modem 56K. Tidak sesuai untuk talian PBX.Modem ini memerlukan masa mendail selama 20 saat sebelum talian dapat dikekalkan.Cara ini memerlukan Pembekal Khidmat Internet menyokong 2 talian bagi bagi MLPPP. Terdapat juga syarikat di Amerika Syarikat yang memberikan capaian pantas melalui satelit. Kelemahan cara ini adalah kerana capaian melalui satelite hanya boleh digunakan untuk memindah terima maklumat satu hala daripada Internet. Untuk memindah hantar, pelanggan perlu menggunakan talian telefon biasa mereka. Bagaimanapun terdapat ura-ura untuk memajukan teknologi bagi membenarkan pemindahan hantar kepada satelite, tetapi ini masih dalam peringkat cadangan. Akan tetapi rangkaian satelite mempunyai masa depan yang cerah kerana rancangan telahpun diatur untuk memajukan protokol ini untuk mengendalikan Internet bagi &lt;a href="http://w3.spancity.com/yosri/DaftarS.htm#Sistem"&gt;sistem suria&lt;/a&gt;. Sebagai contoh, sudah terdapat cadangan untuk memajukan sistem rangkaian Internet ke planet &lt;a href="http://w3.spancity.com/yosri/DaftarM.htm#Marikh"&gt;Marikh&lt;/a&gt; sebagai persediaan apabila planet &lt;a href="http://w3.spancity.com/yosri/DaftarM.htm#Marikh"&gt;Marikh&lt;/a&gt; diduduki. Oleh kerana jarak terdekat antara planet &lt;a href="http://w3.spancity.com/yosri/DaftarM.htm#Marikh"&gt;Marikh&lt;/a&gt; ke &lt;a href="http://w3.spancity.com/yosri/DaftarB.htm#Bumi"&gt;bumi&lt;/a&gt; adalah sejauh 34.6 juta batu, iaitu bersamaan 3 minit kelajuan cahaya ataupun 20 minit pada ketika jarak terjauh, protokol Internet yang dapat mengendalikan masalah itu telah pun dibincangkan pada masa sekarang. Samaada ini akan menjadi kenyataan masih belum dapat dijangkakan.Cara lain bagi capaian Internet dengan pantas adalah pengaliran data melalui kabel televisyen. Perkhidmatan ini hanya sesuai di kawasan yang telahpun mempunyai liputan kabel televisyen yang sedia ada seperti di Amerika Syarikat dan tidak mungkin akan dilaksanakan di kawasan baru sepertimana yang terdapat di Malaysia. Ini adalah kerana kos pemasangan kabel yang tinggi dan juga disebabkan persaingan hebat oleh saluran-saluran lain sebagai cara untuk menyalurkan data kepada pengguna. Pada tahun 1998, di &lt;a href="http://w3.spancity.com/yosri/NegaraAmerikaSyarikat.html"&gt;Amerika Syarikat&lt;/a&gt; hanya terdapat 100,000 pelanggan untuk perkhidmatan ini.Mendapatkan aturcara yang boleh memindah terima laman Web dengan keupayaan menyimpan (cache) pada cakera keras tempatan (local hard drive.). Aturcara ini lebih dikenali sebagai pelayar tanpa talian (offline browser), contohnya seperti &lt;a href="http://www.concentric.com/anaserve/" target="next"&gt;Anawave Websnake&lt;/a&gt; di http://www.anawave.com. Cara ia berkerja adalah dengan memindah terima semua laman Web yang mempunyai sambungan (link) kepada laman Web yang anda sedang baca sekarang. Oleh itu, apabila anda memilih sambungan yang seterusnya, laman Web di sambungan itu sudah pun tersedia pada cakera keras tempatan untuk ditayangkan pada skrin komputer anda dengan lebih pantas. Ini akan memberikan gambaran bahawa anda dapat melayari Internet dengan pantas walaupun apa yang terjadi sebenarnya adalah anda sedang mencapai maklumat daripada cakera keras tempatan. Bagaimanapun aturcara ini tidak dapat banyak membantu sekiranya anda hanya membaca setiap laman Web yang tertera di skrin kurang daripada 1 minit disebabkan maklumat sambungan yang diperlukan masih belum dipindah terima sepenuhnya. Oleh itu anda masih perlu menantikan pemindahan terima laman Web yang seterusnya.Sekiranya anda selalu melawat laman Web yang sama, terdapat juga aturcara yang boleh membantu untuk memberitahu anda samaada laman Web itu telah dikemaskini ataupun belum untuk membantu komputer anda membuat keputusan samaada untuk mencapai laman Web itu untuk maklumat terbaru, ataupun mengambil laman tersebut daripada salinan di pemancu keras tempatan. Oleh itu anda hanya perlu melawat laman Web itu sekiranya terdapat maklumat yang bertukar selepas tarikh lawatan terakhir anda kesana. Aturcara ini bekerja di latar belakang dan hanya memberitahu anda apabila laman Web kesukaan anda telah dikemaskini. Contoh aturcara pemberitahu (Notifiers) adalah Netbuddy ataupun &lt;a href="http://www.softbytelabs.com/files/BlackWidow.exe" target="next"&gt;BlackWidow&lt;/a&gt; di http://www.softbytelabs.com/files/BlackWidow.exe Untuk maklumat lanjut berkenaan pelayar tanpa talian dan aturcara pemberitahu anda boleh pergi ke &lt;a href="http://tucows.eunet.fi/offline95.html" target="next"&gt;Tucows&lt;/a&gt; di http://shareware.netscape.com/computing/shareware/PC/TitleList/0,279,0-37-46-b-3,00.html ataupun di http://tucows.eunet.fi/offline95.html dan juga di &lt;a href="http://www.download.com/" target="next"&gt;Download.com&lt;/a&gt; http://www.download-zone.com/win95/offline.htmlAnda juga boleh menukar tatarajah (configuration) aturcara pelayar (browser) anda kepada menterakan teks sahaja pada skrin anda. Dengan memilih hanya menayangkan teks tanpa gambaran pada skrin anda anda juga dapat mempercepatkan capaian pada laman Web. Bagaimanapun ini tidak dapat memberi kepuasan kepada sesetengah pengguna kerana hanya tulisan sahaja dipaparkan di kaca skrin tanpa gambar. Juga pada sesetengah laman Web, aturan teks yang tertera juga menjadi agak kelam-kabut dan menyusahkan untuk dibaca. Tetapi cara ini adalah cara paling mudah bagi kebanyakan orang.Aturcara pelayar (Web Browser) juga boleh ditukarkan kepada aturcara pelayar yang lebih kecil saiznya contohnya &lt;a href="http://www.neoplanet.com/" target="next"&gt;Neoplanet&lt;/a&gt; di http://www.neoplanet.com ataupun &lt;a href="http://www.operasoftware.com/" target="next"&gt;Opera&lt;/a&gt; di http://www.operasoftware.com. Ia dapat mempercepatkan pencapaian data dari Internet dan merupakan pilihan yang mudah dan murah. Aturcara pelayar ini boleh dipindah terima daripada Internet dan pengguna mempunyai pilihan samaada untuk membeli ataupun mendapatkan aturcara pelayar yang percuma (public domain) mengikut pilihan mereka. Bagaimanapun sesetengah pilihan (options) HTML yang terbaru mungkin tidak disokong oleh aturcara pelayar ini. Ini akan memberikan paparan laman Web yang berlainan sedikit daripada apa yang dimaksudkan oleh pengarang laman Web tersebut.Teknologi tercanggih di masa ini bagi mempercepatkan capaian ialah capaian melalui talian eletrik. Teknologi ini dimajukan oleh Canada's Northern Telekom (Nortel) dan Britain's United Utilities mungkin akan mengubah arah laman Web. Teknologi ini boleh mencapai pengaliran data sehingga 10 kali lebih pantas dari capaian yang tersedia bagi pengguna Internet persendirian masa kini. Pencapaian ini boleh membekalkan capaian Internet terpantas bagi semua pengguna yang sudah pastinya akan membawa zaman baru kepada capaian Internet. Dengan kelajuan pencapaian yang tinggi, perkembangan Internet akan melambung lebih tinggi dan meluas lagi.Pasaran sasaran bagi perkhidmatan ini adalah di Eropah dan Asia Pasifik tetapi tidak meliputi &lt;a href="http://w3.spancity.com/yosri/NegaraAmerikaSyarikat.html"&gt;Amerika Syarikat&lt;/a&gt;. Ini adalah disebabkan oleh perbezaan sistem penghantaran. Teknologi baru ini akan menghapuskan herotan yang disebabkan oleh arus eletrik bagi penghantaran data tetapi masih belum dapat digunakan bagi penghantaran isyarat suara. Oleh itu ia tidak dapat mengambil-alih perkhidmatan telefon sepenuhnya. Pelanggan akan dapat menggunakan perkhidmatan ini dengan menggunakan kad laluan (access card) yang bernilai lebih kurang 200 pound.Kebaikan teknologi ini adalah :-Talian letrik sudah sedia ada pada setiap rumah. Oleh itu kos penyediaan kemudahan asas dan pemasangan kepada rumah ke rumah adalah minima.Kadar penghantaran data yang tinggi.Pemasangan yang mudah. Keburukan teknologi ini adalah :-Harga kad laluan yang tinggi.Baru. Tiada keyakinan bagi pembeli untuk memilikinya.Tiada liputan di &lt;a href="http://w3.spancity.com/yosri/NegaraAmerikaSyarikat.html"&gt;Amerika Syarikat&lt;/a&gt; boleh mengurangkan minat pelabur untuk melabur bagi peningkatan mutu perkhidmatan di masa-masa akan datang.Terdapat rintangan dari syarikat perhubungan dan komunikasi bagi membenarkan syarikat eletrik membekalkan perkhidmatan seperti ini. Ini disebabkan perkhidmatan ini merupakan satu saingan.Tiadanya maklumat terperinci tersedia kepada orang awam.Berdasarkan kepada maklumat di atas anda sudah tentunya dapat membuat keputusan mengenai kaedah mana yang terbaik bagi diri anda. Oleh itu selamat mencuba.- Tamat -&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7207822115461676791-5375629309370533583?l=novan-zinedin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/feeds/5375629309370533583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7207822115461676791&amp;postID=5375629309370533583' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/5375629309370533583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/5375629309370533583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/2007/12/trend-komputer-masa-kini.html' title='Trend Komputer Masa Kini'/><author><name>novan zinedin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02323385432599083803</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R1p2mQ7SfrI/AAAAAAAAAB4/ub_ILLWT2D4/s72-c/komputer.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7207822115461676791.post-6478186936930933772</id><published>2007-12-08T01:56:00.000-08:00</published><updated>2007-12-14T20:15:10.950-08:00</updated><title type='text'>BELAJAR BAHASA INGGRIS</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R1p0LA7SfqI/AAAAAAAAABw/6qsnVvXu61w/s1600-h/soenjono3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5141549657172901538" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R1p0LA7SfqI/AAAAAAAAABw/6qsnVvXu61w/s200/soenjono3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa pengajaran bahasa kita gagal?&lt;br /&gt;Setelah merasa cukup menimba ilmu bagaimana sarjana Amerika berkarya ilmiah, mengelola universitas, menyusun sistem Satuan Kredit Semester, 20 tahun lamanya, Prof. Soenjono Dardjowidjojo, Ph.D., guru besar linguistik bahasa Inggris ini pun kembali ke Tanah Air. Tamatan Georgetown University yang masih berkarya di Universitas Atma Jaya, Jakarta, ini berbincang perihal dunia bahasa, bagaimana anak memperoleh bahasa, dan tentang pengajaran bahasa di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cucunya Echa yang menjadi objek penelitiannya selama lima tahun.&lt;br /&gt;Banyak orang langsung mencibirkan bibir ketika mendengar seseorang masuk jurusan bahasa, apalagi belajar tentang bahasa. Buat Soenjono Dardjowidjojo, yang pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Department of Indo-Pacific Languages di Universitas Hawaii, dunia bahasa justru menakjubkan sekaligus menantang.&lt;br /&gt;"Hanya manusia yang ditakdirkan untuk bisa berbahasa. Tuhan khusus menciptakan mekanisme agar manusia punya kemampuan untuk berbahasa," ungkapnya. "Hal ini jelas terlihat pada struktur otak manusia, yang berbeda dengan otak binatang paling cerdas seperti simpanse sekalipun."&lt;br /&gt;Struktur otak manusia terbagi atas beberapa daerah. Ada yang dinamakan daerah Wernicke, daerah Broca, motor cortex, yang bertugas mengontrol alat-alat penyuaraan manusia sehingga memungkinkan manusia berbicara.&lt;br /&gt;Dari segi fisiologi, konstruksi mulut manusia tidak sama dengan binatang. Dari segi biologi dan neurologi, binatang sudah bisa berbuat banyak begitu dilahirkan, karena otaknya sudah 70% dari otak dewasa. Sementara otak bayi manusia saat lahir hanya 20 - 25% dari otak manusia dewasa. Itu sebabnya manusia perlu waktu lama untuk mengembangkan otaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses mental yang rumit&lt;br /&gt;Seorang manusia yang ingin memahami suatu ujaran, harus melalui proses mental yang sangat panjang. Pertama, harus bisa mendengar dan membedakan bunyi satu dengan yang lain. Kemudian, harus bisa mengurutkan satu bunyi dengan bunyi yang lain, semisal, mampu membedakan bunyi kata "papi" yang terdiri atas "pa" dan "pi". Prosesnya tidak mudah sebab terjadi secara mental di dalam otak. Proses berikutnya, sesudah mendengar dan menyerap apa yang didengar, ia harus mencari maknanya.&lt;br /&gt;Nah, bagaimana manusia memproses suatu rentetan bunyi sehingga menjadi suatu makna? Itu juga perlu proses mental. Ujaran yang berbunyi Johan mencintai Mary berbeda dengan ujaran Mary mencintai Johan. Si pendengar harus mengerti sintaksis kalimat atau urutan antarkata yang membentuk kalimat itu, sehingga pesan yang disampaikan si pembicara dapat diterima sebagaimana diinginkan si pembicara.&lt;br /&gt;"Untuk dapat mengajar bahasa, gurunya harus mampu berbahasa dengan baik dulu."&lt;br /&gt;Setelah memahami tahapan itu, manusia masih harus memikirkan mau bertindak apa lagi selanjutnya? Itu butuh satu proses lagi.&lt;br /&gt;"Umumnya, kita tidak menyadari betapa rumit proses yang harus dijalani manusia dalam berbahasa, karena bahasa itu kita gunakan setiap hari. Sudah ada begitu saja. Tak heranlah bila dikatakan, belajar bahasa itu sama dengan belajar tentang manusia. Rumit, tetapi punya kedudukan penting dalam kehidupan manusia. Ajaibnya, mengapa anak-anak bisa 'dengan mudah' menguasai bahasa yang prosesnya rumit itu?" jelas mantan Direktur Lembaga Bahasa dan Direktur Pascasarjana Universitas Atma Jaya, yang kini masih menekuni profesinya sebagai Wakil Indonesia di Permanent International Committee of Linguists, dan Ketua Masyarakat Linguistik Indonesia ini.&lt;br /&gt;"Noam Chomsky, ahli bahasa kenamaan dari Amerika, mengatakan seorang anak tidak dilahirkan bak piring kosong, atau tabularasa. Begitu dilahirkan ia sudah dilengkapi dengan perangkat bahasa yang dinamakan Language Acquisition Device (LAD)," ujar Soenjono, kelahiran Pekalongan pada 1938.&lt;br /&gt;Perangkat LAD ini bersifat universal, dibawa anak sejak lahir, sehingga dapat dikatakan ia sudah dibekali pengetahuan tertentu tentang bahasa. Yang dibutuhkan untuk mengembangkan kemampuan berbahasanya hanyalah masukan guna mengaktifkan tombol-tombol universal itu. Sesungguhnya, perangkat bahasa inilah yang memungkinkan anak bisa memperoleh bahasa apa pun.&lt;br /&gt;Andai seorang anak Indonesia dilahirkan di New York, selama satu-dua tahun memakai bahasa Inggris, bergaul dengan anak-anak yang berbahasa Inggris, ia tidak hanya bisa berbahasa Inggris, tetapi bahasa Inggrisnya akan serupa dengan bunyi bahasa Inggris penduduk New York.&lt;br /&gt;Boleh dibilang, yang membedakan kemampuan anak satu dengan yang lain dalam berbahasa terletak pada masukan yang diberikan padanya. Karena masukan yang diterima adalah bahasa Inggris Amerika, maka yang dikuasai si anak adalah bahasa Inggris Amerika. Bila ia dilahirkan di Cina, yang akan muncul adalah bahasa Cina yang persis seperti orang Cina asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaatkan cucu&lt;br /&gt;Para ahli bahasa Barat menyatakan, pemerolehan bunyi dalam bahasa yang dilakukan anak tidak acak, tetapi mengikuti aturan atau urutan universal tertentu. Anak pasti mulai dengan bunyi bilabial /p/ atau /m/ dan kemudian bunyi vokal /a/ sehingga terbentuklah suku kata /pa/ atau /ma/. Demikian pula dalam hal penguasaan sintaksis. Anak mengikuti semacam aturan, mana bagian yang lebih dulu harus dikuasai, mana yang belakangan.&lt;br /&gt;Konsep universal yang didengungkan para ahli Barat ini mengusik kekritisan Soenjono untuk dibuktikan. Paling tidak, sejauh mana konsep universal itu berlaku bagi anak Indonesia. Maka cucu pertamanya, Echa, yang lahir 24 Juni 1994, selama lima tahun berturut-turut menjadi "kelinci percobaan" penelitiannya.&lt;br /&gt;Begitu cucu pertamanya itu nongol di dunia, dua minggu sekali Soenjono sibuk merekam setiap gerakan, pergerakan mulut, lidah, dan matanya sampai berusia lima tahun. Ketika Echa mulai mengeluarkan bunyi-bunyi, Soenjono pun sibuk merekam bunyinya secara teratur. Setiap tahun, hasil pengamatannya dianalisis dan disajikan dalam seminar bahasa yang diselenggarakan Universitas Atma Jaya, Jakarta. Lima tahun kemudian, hasil pengamatannya diramu dan dirangkum menjadi buku berjudul Echa, Kisah Pemerolehan Bahasa Anak Indonesia.&lt;br /&gt;Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian lima tahun itu boleh dibilang spektakuler. Memang konsep universal yang didengungkan para ahli bahasa Barat berlaku juga pada anak Indonesia, hanya gradasinya berbeda. Untuk soal pemerolehan bunyi-bunyi bahasa, Soenjono percaya anak Indonesia, dan anak di belahan Bumi mana pun, mengikuti aturan universal yang dinyatakan oleh Jacobson (1967).&lt;br /&gt;Tidak ada, misalnya, anak di dunia ini yang menguasai suara /k/ dan /g/ sebelum suara /p/ dan /b/. Juga tidak ada yang menguasai suara /e/ (seperti pada kata bebek) lebih dulu dari suara /a/. Yang dikuasai pertama-tama pasti suara yang dibentuk dengan dua bibir bertemu, bilabial. Masalahnya hanya apakah bunyi itu dikeluarkan lewat mulut atau hidung. Kalau dari mulut, yang keluar bunyi /p/ atau /b/. Kalau lewat hidung, yang terdengar bunyi /m/.&lt;br /&gt;Untuk vokal ada pula aturan universalnya, bahwa anak di dunia ini pasti menguasai bahasa dengan menguasai tiga vokal dasar, /a, i, u/. Vokal /a/ selalu dikuasai terlebih dahulu.&lt;br /&gt;Karena konsonan pertama yang dikuasai adalah bilabial, /p/ atau /m/, sedangkan vokalnya /a/, maka kata pertama yang sering terdengar adalah /ma/, /ma/, atau /pa/, /pa/. Karena umumnya anak di dunia ini melakukan pengulangan suku kata itu, terbentuklah kata papa atau mama, dan bukan kata paman, samam.&lt;br /&gt;"Oleh orang dewasa dianggap bahwa papa merujuk pada ayah, sedangkan mama pada ibu. Padahal kalau berani melakukan eksperimen misalnya membiasakan anak kecil menganggap bahwa papa itu merujuk ke ibu, mama kepada ayah, menurut saya bisa terjadi pengertian yang terbalik."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7207822115461676791-6478186936930933772?l=novan-zinedin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/feeds/6478186936930933772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7207822115461676791&amp;postID=6478186936930933772' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/6478186936930933772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/6478186936930933772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/2007/12/mengapa-pengajaran-bahasa-kita-gagal.html' title='BELAJAR BAHASA INGGRIS'/><author><name>novan zinedin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02323385432599083803</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R1p0LA7SfqI/AAAAAAAAABw/6qsnVvXu61w/s72-c/soenjono3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7207822115461676791.post-7805584257915215780</id><published>2007-12-08T01:04:00.000-08:00</published><updated>2007-12-08T01:32:18.623-08:00</updated><title type='text'>”Hotelier” Indonesia Bersiap Hadapi AFTA</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R1pkjg7SfkI/AAAAAAAAAA8/34qewU2BYPk/s1600-h/hotel.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5141532485893652034" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R1pkjg7SfkI/AAAAAAAAAA8/34qewU2BYPk/s320/hotel.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jakarta – Perdagangan bebas kawasan Asean dan Pasifik dilihat sebagai ancaman oleh Ikatan Ahli Perhotelan Indonesia (IAPINDO). Karenanya program utama IAPINDO menyusun akreditasi bagi para pekerja perhotelan di Indonesia. Sani Soemakno, Ketua IAPINDO, menjelaskan bahwa akreditasi ini dilakukan melalui kerjasama dengan American Hotel and Lodging Association (AHLA).Melalui akreditasi ini diharapkan mutu para hotelier atau pekerja perhotelan Indonesia akan setara dengan para pekerja di seluruh dunia. Bahkan lebih jauh lagi Sani Soemakno menjelaskan bahwa upaya ini juga untuk membuka pasar pekerja perhotelan Indonesia di luar negeri. ”Kita berkeinginan menjadi tuan di rumah sendiri,” ujarnya dan,” kita ini mampu karena kebanyakan kita dari hotel internasional.” Sani Soemakno sendiri dulunya adalah hotelier yang sempat tidak bisa menduduki posisi puncak di dalam negeri. Menurutnya bukan karena kemampuan kita rendah, melainkan dari perjanjian kerja dengan investor hotel dari luar negeri. ”Jabatan GM dan chef yang orang luar biasanya hanya untuk promosi saja,” jelasnya. Ia sendiri bisa berada di puncak setelah keluar negeri di Amerika Serikat. Sani Soemakno juga di bisnis wisata menjabat pimpinan di Aerowisata dan kini pemilik waralaba fotokopi Snappy.Upaya menjual tenaga kerja ini karena kini di Indonesia posisi pekerja perhotelan lebih kuat. Menurut Irmansyah Madewa, GM Lido Lakes Resort and Conference, kini komposisi manajemen teratas di hotel bintang empat dan lima sudah 60% dipegang pekerja Indonesia. Sedangkan pada tingkat di bawahnya, seluruhnya sudah dari Indonesia.Irmansya Madewa yang menjelaskan bahwa upaya akreditasi ini juga untuk membendung masuknya tenaga kerja asing di Indonesia. Ia menjelaskan industri hotel akan memilih pekerja lokal jika mutunya sama. Pekerja lokal tidak membutuhkan tunjangan ekstra karena berada di negaranya sendiri. Dalam rangka mencapai tujuan ini IAPINDO akan menyelenggarakan kongresnya yang pertama. Direncanakan pada 25 Juni mendatang tepat pada ulang tahun IAPINDO. Di Hotel Aston Atrium. Sudah berdiri sejak 1990 kongres ini diharapkan dapat memperbaiki AD/ART organisasi ini. Dan kongres ini akan didahului seminar ”Potensi Investasi dan Pengembangan Bisnis Pariwisata.” Menurut rencana pembicara kunci adalah Menko Ekuin Dr Dorodjatun Kuntjoro Jakti, pakar ekonomi dan politisi Dr Sjahrir dan Suryo Paloh, pimpinan media sekaligus juga seorang hotelier. (ads)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7207822115461676791-7805584257915215780?l=novan-zinedin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/feeds/7805584257915215780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7207822115461676791&amp;postID=7805584257915215780' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/7805584257915215780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/7805584257915215780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/2007/12/hotelier-indonesia-bersiap-hadapi-afta.html' title='”Hotelier” Indonesia Bersiap Hadapi AFTA'/><author><name>novan zinedin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02323385432599083803</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R1pkjg7SfkI/AAAAAAAAAA8/34qewU2BYPk/s72-c/hotel.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7207822115461676791.post-6949548288498647642</id><published>2007-11-29T23:07:00.000-08:00</published><updated>2007-11-29T23:10:25.048-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R0-3JtQJuyI/AAAAAAAAAAs/YcYiu4nmxJM/s1600-R/emiLy(059).jpg"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R0-3JtQJuyI/AAAAAAAAAAs/GQ_eOqiFqas/s320/emiLy(059).jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138527077247073058" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;jadwal latihan techno park padat bgt....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7207822115461676791-6949548288498647642?l=novan-zinedin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/feeds/6949548288498647642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7207822115461676791&amp;postID=6949548288498647642' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/6949548288498647642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/6949548288498647642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/2007/11/jadwal-latihan-techno-park-padat-bgt.html' title=''/><author><name>novan zinedin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02323385432599083803</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_xqkSIyV4K6U/R0-3JtQJuyI/AAAAAAAAAAs/GQ_eOqiFqas/s72-c/emiLy(059).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7207822115461676791.post-8220300853824514863</id><published>2007-11-23T23:26:00.000-08:00</published><updated>2007-11-23T23:31:13.305-08:00</updated><title type='text'>cinta</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;cinta adalah sesuatu yang bisa membuat seseorang senang.Oleh karena itu aku orangnya penuh dengan cinta.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7207822115461676791-8220300853824514863?l=novan-zinedin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/feeds/8220300853824514863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7207822115461676791&amp;postID=8220300853824514863' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/8220300853824514863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7207822115461676791/posts/default/8220300853824514863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novan-zinedin.blogspot.com/2007/11/cinta.html' title='cinta'/><author><name>novan zinedin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02323385432599083803</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
